UU Mata Uang & PSAK 10

Beberapa waktu lalu saya mengikuti kegiatan sosialisasi IFRS. Dalam kegiatan tersebut muncul sebuah pertanyaan dan diskusi mengenai UU mata uang yang baru saja disahkan dan dampaknya terhadap penerapan PSAK 10.

Setelah ikut berdiskusi, saya melakukan update status di Facebook karena saya baru tahu bahwa saya salah memahami kaitan UU Mata Uang dan PSAK 10. Dari status facebook tersebut, rekan-rekan saya dari IAI merespon, dab dari situ saya mendapat pemahaman lebih.

UU Mata Uang diterapkan untuk transaksi pembayaran di wilayah NKRI atau kapal berbendera RI atau (lain-lain dan pengecualian silakan lihat UU Mata Uang) dengan menggunakan uang giral dalam mata uang rupiah. Jika menggunakan uang giral dalam mata uang lain, maka bisa terkena hukuman pidana atau denda (lihat UU mata uang).

Sehingga dari sini dapat disimpulkan bahwa UU Mata Uang tidak berdampak apapun terhadap penerapan PSAK 10, dan tulisan ini mencabut tulisan saya sebelumnya mengenai hal yang sama.

Semoga bermanfaat.

Salam,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s