Tafsir ISAK 9 (Intepretasi atas PSAK 16 Paragraf 16 C dan PSAK 57)

Pembahasan kali ini melanjutkan pembahasan dalam tulisan sebelumnya mengenai PSAK 16 paragraf 16 C.

ISAK 9 yang kali ini akan dibahas berjudul: Perubahan atas Liabilitas Aktivitas Purnaoperasi, Restorasi dan Liabilitas Serupa. ISAK ini terkait dengan PSAK 16:16c dan PSAK 57: Provisi, Liabilitas Kontinjensi dan Aset Kontinjensi.

Keterkaitan dua PSAK dan satu ISAK ini ada dalam hal liabilitas purnaoperasi, liabilitas restorasi, dan liabilitas serupa. Dalam artian, pada saat entitas akan membangun suatu aset di atas site (PSAK 16:16C menyebut sebagai lokasi – sudah dibahas dalam tulisan sebelumnya), muncul liabilitas purnaoperasi untuk membongkar aset dan merestorasi site pada saat selesainya operasi.

Berdasarkan PSAK 16:16C dikatakan bahwa liabilitas semacam ini disetimasi untuk kemudian dikapitalisasi (dicatat sebagai cost aset – memenuhi kriteria cost).

Jika membaca ISAK 9 secara sepintas, kadang muncul kebingungan. ISAK ini sebetulnya mengatur apa, dan pada saat kapan liabilitas purnaoperasi dicatat berdasar PSAK 16 dan kapan berdasar PSAK 57, dan untuk apa ISAK 9 ini?

Jawabannya mudah, dan berikut ini tafsir ISAK 9:

Kunci pemecahannya adalah, kedua PSAK dan satu ISAK ini mengatur liabilitas purnaoperasi, restorasi, dan liabilitas serupa.

1. Disebut liabilitas karena entitas memiliki kewajiban kini untuk menyelesaikan liabilitas tersebut, dan liabilitas tersebut akan mengakibatkan aliran keluar sumber daya di masa depan. Hanya saja, liabilitas tersebut sifatnya probable. Sehingga, liabilitas ini masuk kategori provisi. Berdasar PSAK 57, Provisi harus diakui dan diukur berdasarkan best estimate (estimasi terbaik). Dalam hal liabilitas membongkar dan merestorasi ini ada di masa depan (setelah pemakaian aset atau setelah operasi), maka besarnya provisi yang akan dicatat pada saat ini didasarkan best estimate yang dipresent valuekan karena ada faktor time value of money (menggunakan discounted PV).

2. Berdasar PSAK 16:16c, provisi ini sebetulnya merupakan pertukaran yang dapat diatribusikan secara langsung ke aset, dan cukup penting (necessary) untuk membuat aset menjadi siap dalam kondisi dan tempatnya sesuai keinginan manajemen. Sehingga, provisi ini memenuhi definisi cost dan saat ini dikapitalisasi sebagai aset (melekat sebagai cost aset yang dibangun).

Dari dua poin di atas sudah terlihat bahwa PSAK 57 mengatur mengenai pengukuran atas liabilitas purnaoperasi, restorasi, dan semacamnya, sedangkan PSAK 16 mengatur mengenai pencatatan liabilitas semacam ini.

*Untuk gambaran, jurnal pada saat kemunculan liabilitas ini kurang lebih Aset (Debit) pada Provisi (Kredit)

3. Pada suatu waktu, bisa muncul perubahan dalam estimasi (mengingat provisi purnaoperasi tadi merupakan estimasi). Misalnya, perubahan tingkat diskonto, jumlah arus kas yang harus dikeluarkan untuk menyelesaikan liabilitas ini di masa depan, dan lainnya (ISAK 9 paragraf 3). Tujuan dari ISAK 9 ini adalah mengatur perlakuan jika terjadi perubahan estimasi tersebut:

  • Seperti yang sudah dibahas dalam tulisan sebelumnya, jika pada saat penyelesaian liabilitas ternyata jumlah estimasi dan realisasi berbeda, maka selisihnya diakui dalam laba rugi pada saat terjadinya (paragraf 7).
  • Selama periode berjalan, provisi ini didiskonto dan perlakuannya mengikuti paragraf 8.
  • Jika selama periode berjalan terjadi perubahan estimasi jumlah arus kas untuk penyelesaian atau tingkat diskonto, pencatatan mengikuti paragraf 5 (jika aset dicatat berdasar model biaya), paragraf 5 (jika aset dicatat berdasar model revaluasi), dan paragraf 7 (pada saat akhir manfaat, semua perubahan liabilitas diakui di laba rugi pada saat terjadinya).

Sekian tafsir kali ini. Semoga bermanfaat.

Salam,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s