Dampak konvergensi IFRS, PSAK 27 (revisi 1998): Akuntansi Koperasi dicabut.

Konvergensi IFRS merupakan suatu kesepakatan Indonesia dengan G20. Tujuannya untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan globalisasi bahasa pelaporan keuangan. Apa dampak dari konvergensi ini? Salah satunya adalah pencabutan PSAK-PSAK yang secara substansi sudah diatur dalam IFRS, karena IFRS adalah standar berbasis prinsip.

Salah satu PSAK yang akan dicabut adalah PSAK 27 mengenai akuntansi koperasi. Berbagai kajian telah dilakukan oleh Kementrian Koperasi dan UMKM (KKUMKM), dan tim teknis IAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa minimnya sumber daya kompeten di koperasi, sehingga tidak mampu menyusun laporan keuangan. Hal ini ditunjukkan dengan dari 166 ribu entitas koperasi, hanya 60% yang aktif menyelenggarakan RAT, sebagian besar alasan karena pengurus tidak mampu membuat laporan keuangan. Akibat lainnya adalah SDM di koperasi tidak dapat membedakan modal yang masuk kategori ekuitas atau liabilitas, sulitnya menentukan transaksi dengan anggota dan non-anggota, dan sulitnya membuat laporan promosi ekonomi anggota.

Di negara-negara lain, entitas koperasi (cooperatives entities), banyak yang sudah menggunakan IFRS atau IFRS for SME yang dimodifikasi. Laporan keuangan auditan yang dihasilkan oleh entitas koperasi tersebut sudah sangat andal. Hal ini salah satu faktor pendukung berkembangnya entitas koperasi di negara lain.

Bagaimana dengan Indonesia? Seperti yang sudah dijelaskan di atas, kondisi perkoperasian di Indonesia masih memprihatinkan, terutama dari segi transparansi dan akuntabilitasnya. Padahal semangat dari bangsa ini yang dulu dikobarkan oleh Bung Hatta adalah menjadikan koperasi sebagai soko guru perekonomian bangsa.

Sebetulnya, bila ada orang yang tidak senang dengan ketidakadilan sistem kapitalis, yang mana kapital (modal) adalah fokus dari suatu entitas dan kapitalis (pemilik modal) sangat berkuasa, maka koperasi adalah sebuah solusi yang paling baik dan masuk akal untuk diterapkan (baca lebih lanjut mengenai koperasi di sini).

Artikel ini adalah sebuah rintisan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s